Jumat, 11 April 2014

BAB 8A FISIKA

FISIKA
Sifat fisika,Cabang-cabang fisika dan hunungannya dengan pengetahuan lain:         
Pengertian sifat fisika
Sifat Fisika
·         Sifat fisika merupakan sifat materi yang dapat dilihat secara langsung dengan indra.
·         Sifat fisika adalah perubahan yang dialami suatu benda tanpa membentuk zat baru
·         Sifat fisika diantaranya adalah : wujud zat, warna, bau, titik leleh, titik didih, massa jenis, kekerasan, kelarutan, kekeruhan dan kekentalan.
Cabang-cabang fisika
Wujud zat
Wujud zat dibedakan atas zat padat, cair, dan gas. Zat tersebut dapat berubah dari satu wujud ke wujud lain. Beberapa peristiwa perubahan yang kita kenal, yaitu : menguap, mengembun, mencair, membeku, meyublim, dan mengkristal.
Warna
Setiap benda memiliki warna yang berbeda-beda. Warna merupakan sifat fisika yang dapat diamati secara langsung. Warna yang dimiliki suatu benda merupakan ciri tersendiri yang
membedakan antara zat satu dengan zat lain. Misal, susu berwarna putih, karbon berwarna hitam, paku berwarna kelabu pudar dan lain–lain.
Kelarutan
Kelarutan suatu zat dalam pelarut tertentu merupakan sifat fisika. Air merupakan zat pelarut untuk zat-zat terlarut. Tidak semua zat dapat larut dalam zat pelarut. Misal, garam dapat larut dalam air, tetapi kopi tidak dapat larut dalam air.
Daya hantar listrik
Daya hantar listrik merupakan sifat fisika. Benda yang dapat menghantarkan listrik dengan baik disebut konduktor, sedangkan benda yang tidak dapat menghantarkan listrik disebut isolator. Benda logam pada umumnya dapat menghantarkan listrik. Daya hantar listrik pada suatu zat dapat diamati dari gejala yang ditimbulkannya. Misal, tembaga dihubungkan dengan sumber tegangan dan sebuah lampu. Akibat yang dapat diamati adalah lampu dapat menyala.
Kemagnetan
Berdasarkan sifat kemagnetan, benda digolongkan menjadi dua yaitu benda magnetik dan benda non magnetik. Benda magnetik adalah benda yang dapat ditarik kuat oleh magnet, sedangkan benda non magnetik adalah benda yang tidak dapat ditarik oleh magnet.
Titik Didih
Titik didih merupakan suhu ketika suatu zat mendidih.
Titik Leleh
Titik leleh merupakan suhu ketika zat padat berubah menjadi zat cair.
Cabang-cabang ilmu fisika dan hubungan dengan pengetahuan lain
·         Cabang-Cabang ilmu fisika sangat banyak, antara lain adalah :
1.      Mekanika adalah cabang ilmu fisika yang mempelajari tentang gerak. Mekanika klasik terbagi atas dua bagian, yaitu Kinematika dan Dinamika. Kinematika membahas bagaimana suatu objek dapat bergerak tanpa menyelidiki sebab-sebab apa yang menyebabkan suatu objek dapat bergerakDinamika mempelajari bagaimana suatu objek dapat bergerak dengan menyelidiki penyebabnya.
2.      Mekanika Kuantum adalah cabang dasar fisika yang menggantikan mekanika klasik pada tataran atom dan subatom.
3.      Mekanika Fluida adalah cabang ilmu fisika yang mempelajari tentang fluida (dapat berupa cairan dan gas)
Yang berkaitan dengan Listrik dan Magnet :
4.      Elektronika adalah ilmu yang mempelajari alat listrik arus lemah yang dioperasikan dengan cara mengontrol aliran elektron atau partikel bermuatan listrik dalam satu alat seperti komputer, peralatan elektronik, semikonduktor, dan lain-lain.
5.      Teknik Elektro atau Teknik Listrik adalah salah satu bidang ilmu teknik mengenai aplikasi listrik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
6.      Elektrostatis adalah ilmu yang mempelajari tentang listrik statis
7.      Elektrodinamis adalah ilmu yang mempelajari tentang listrik dinamis
8.      . Bioelektromagnetik adalah disiplin ilmu yang mempelajari tentang fenomena listrik, magnetik, dan elektromagnetik yang muncul pada jaringan makhluk hidup
9.      Termodinamika adalah kajian tentang energi atau panas yang berpindah
10.  Fisika Inti adalah ilmu fisika yang mengkaji atom/bagian-bagian atom
11.  Fisika Gelombang adalah cabang ilmu fisika yang mempelajari tentang gelombang
12.  Fisika Optik (Geometri) adalah ilmu fisika yang mempelajari tentang cahaya
13.  Kosmografi/Astronomi adalah ilmu yang mempelajari tentang berbintangan dan benda-benda angkasa
14.  Fisika Kedokteran (Fisika Medis) membahas bagaimana penggunaan ilmu fisika dalam bidang kedokteran (medis), diantaranya :
Biomekanika meliputi gaya dan hukum fluida dalam tubuh
Bioakuistik (bunyi dan efeknya pada sel hidup/ manusia)
Biooptik (mata dan penggunaan alat optik)
Biolistrik (sistem listrik pada sel hidup terutama pada jantung manusia)
15.  Fisika Radiasi adalah ilmu fisika yang mempelajari setiap proses di mana energi bergerak melalui media atau melalui ruang, dan akhirnya diserap oleh benda lain
16.  Fisika lingkungan adalah ilmu yang mempelajari kaitan fenomena fisika dengan lingkungan. beberapa di antaranya antara lain :
·         Fisika tanah dalam/Bumi
·         Fisika tanah permukaan
·         Fisika udara
·         Hidrologi
·         Fisika gempa (seismografi fisik)
·         Fisika laut (oseanografi fisik)
·         Meteorologi
·         Fisika awan
·         Fisika Atmosfer
17.  Geofisika adalah perpaduan antara ilmu fisika, geografi, kimia, dan matematika. Dari segi Fisika yang dipelajari adalah :
·         Ilmu gempa atau Seismologi yang mempelajari tentang gempa
·         Magnet bumi
·         Gravitasi termasuk pasang surut dan anomali gravitasi bumi
·         Geo-Elektro (aspek listrik bumi), dll
selain yang diuraikan di atas, seiring perkembangan zaman, ilmu fisika telah menjadi bagian dari segi kehidupan misalnya :
    Ekonomifisika yang merupakan aplikasi fisika dalam bidang ekonomi
    Fisika Komputasi adalah solusi persamaan-persamaan Fisika- Matematik dengan menggunakan, dan lain-lain yang mengakibatkan Fisika itu selalu ada dalam berbagai aspek.
Hubungan Fisika dengan Ilmu Pengetahuan Lain
Tujuan mempelajari ilmu fisika adalah agar kita dapat mengetahui bagian-bagian dasar dari benda dan mengerti interaksi antara benda-benda, serta mampu menjelaskanmengenai fenomena-fenomena alam yang terjadi. Walaupun fisika terbagi atas beberapa bidang, hukum fisika berlaku universal. Tinjauan suatu fenomena dari bidang fisika tertentu akan memperoleh hasil yang sama jika ditinjau dari bidang fisika lain. Selain itu konsep-konsep dasar fisika tidak saja mendukung perkembangan fisika sendiri, tetapi
juga perkembangan ilmu lain dan teknologi. Ilmu fisika menunjang riset murni maupun terapan. Ahli-ahli geologi dalam risetnya menggunakan metode-metode gravimetri, akustik, listrik, dan mekanika. Peralatan modern di rumah sakit-rumah sakit menerapkan ilmu fisika. Ahli-ahli astronomi memerlukan optik spektografi dan teknik radio. Demikian juga ahli-ahli meteorologi (ilmu cuaca), oseanologi (ilmu kelautan), dan seismologi memerlukan ilmu fisika.
4.5 Pengukuran, Besaran dan Demensi
Pengertian Pengukuran
Pengukuran merupakan kegiatan membandingkan suatu besaran yang diukur dengan alat ukur yang digunakan sebagai satuan.
Pengertian Besaran
Besaran adalah segala sesuatu yang dapat diukur atau dihitung, dinyatakan dengan angka dan mempunyai satuan.
Dari pengertian ini dapat diartikan bahwa sesuatu itu dapat dikatakan sebagai besaran harus mempunyai 3 syarat yaitu
·         dapat diukur atau dihitung
·         dapat dinyatakan dengan angka-angka atau mempunyai nilai
·         mempunyai satuan
pegertian dimensi
Dimensi adalah cara bagaimana suatu besaran tersusun atas besaran-besaran pokok. Dimensi Fisika ditulis dengan huruf-huruf tertentu (biasanya huruf besar) dan diberi tanda kurung siku.
Dimensi untuk setiap besaran
Dimensi Fisika dari besaran pokok antara lain adalah:
    Panjang (m) dimensi: [L]
    Massa (kg) dimensi: [M]
    Waktu (s) dimensi: [T]
    Suhu (K) dimensi: [θ]
    Kuat Arus Listrik (A) dimensi: [I]
    Intensitas Cahaya (Cd) dimensi: [J]
    Jumlah Zat (mol) dimensi: [N]


Tidak ada komentar:

Posting Komentar