Evolusi
Teori evolusi yang terjadi pada
makhluk hidup
Evolusi
pada dasarnya berarti proses perubahan dalam jangka waktu tertentu. Dalam
konteks biologi yang modern, evolusi berarti perubahan sifat-sifat yang
diwariskan dalam suatu populasi organisme dari satu generasi ke generasi
berikutnya. Sifat-sifat yang menjadi dasar dari evolusi dibawa oleh gen yang
diwariskan pada keturunan suatu makhluk hidup. Sifat baru dapat diperoleh dari
perubahan gen oleh mutasi, transfer gen antar populasi, seperti dalam migrasi,
atau antar spesies seperti yang terjadi pada bakteria, serta kombinasi gen
melalui reproduksi sosial. Dan dalam teori evolusi terdapat empat akar utama
dalam teori evolusi yaitu :
a.
Earth History – Sejarah bumi (Geologi)
b.
Life’s History – Ilmu tentang mahluk hidup
c.
Mechanisms of Evolution – Mekanisme evolusi
d.
Development & Genetics – Perkembangan dan Genetika
Meskipun
teori evolusi yang selalu identik dengan Charles Darwin namun sebenarnya
biologi evolusi telah berakar sejak zaman Aristoteles. Namun demikian, Darwin
adalah ilmuwan pertama yang mencetuskan teori evolusi yang telah banyak
terbukti mapan menghadapi pengujian ilmiah. Sampai saat ini, teori Darwin
tentang evolusi yang terjadi karena seleksi alam dianggap oleh mayoritas masyarakat
sebagai teori terbaik dalam menjelaskan peristiwa evolusi.
Darwin
mengajukan lima teori perihal evolusi:
1. Bahwa kehidupan tidak tetap sama sejak
awal keberadaannya
2. Kesamaan leluhur bagi semua makhluk hidup
3. Evolusi bersifat gradual
(berangsur-angsur)
4. Terjadi pertambahan jumlah spesies dan
percabangan garis keturunan
5. Seleksi alam merupakan mekanisme evolusi
Evolusi
menjelaskan sejarah makhluk hidup, hewan, tumbuhan, fungi, mikroba. Waktu
adalah faktor penting dalam evolusi. Proses evolusi memerlukan waktu yang
sangat lama. Menurut Darwin, ada dua mekanisme yang mendasari evolusi.
Pertama,
proses evolusi membawa spesies yang ada untuk berinteraksi dengan kondisi
ekologinya. Contohnya, karena hasil evolusi beberapa burung mempunyai paruh
yang hanya bisa dipakai untuk menghisap madu bunga. Selama bunga itu masih
tersedia, burung ini akan hidup. Tetapi, bila bunga itu punah, maka burung itu
kemungkinan besar juga akan punah.
Mekanisme
yang kedua adalah kelahiran spesies baru dari hasil variasi di spesies yang
ada.. Waktu dan perjuangan untuk hidup adalah dua hal yang dibutuhkan untuk
melahirkan generasi baru. Waktu yang lebih panjang lagi dan melalui proses yang
sama, menurut Darwin akan dapat menjelaskan evolusi dari semua mahluk hidup di
muka bumi yang berasal dari satu nenek moyang yang sama.
Beberapa Perubahan dan contoh pada
makhluk hidup yang di sebabkan oleh adanya adaptasi, seleksi alam, dan reproduksi
Adaptasi
Adaptasi
adalah kemampuan atau kecenderungan makhluk hidup dalam menyesuaikan diri
dengan lingkungan baru untuk dapat tetap hidup dengan baik. Dalam karangan ini
akan dijelaskan tentang adaptasi yang dilakukan oleh hewan dan tumbuhan dan
perbedaan adaptasi yang dilakukan oleh hewan dengan adaptasi yang dilakukan
oleh tumbuhan terhadap lingkungannya.
Adaptasi
Hewan : kemampuan hewan untuk menyesuaikan dirinya terhadap perubahan-perubahan
keadaan alam atau lingkungannya (seleksi alam). Adapun jenis-jenis dan macam-macam
adaptasi pada hewan adalah:
a.
Adaptasi Morfolog
Adalah
penyesuaian pada organ tubuh yang disesuaikan dengan kebutuhan organisme hidup.
Contoh : seperti gigi singa,
harimau, citah, macan, yang runcing dan tajam untuk makan daging, sedangkan
pada gigi sapi, kambing, kerbau, biri-biri, domba tidak runcing dan tajam
karena giginya lebih banyak dipakai untuk memotong rumput atau daun dan untuk
mengunyah makanan.
b.
Adaptasi Fisiologi
Adalah
penyesuaian yang dipengaruhi oleh lingkungan sekitar yang menyebabkan adanya
penyesuaian pada alat-alat tubuh untuk mempertahankan hidup dengan baik. Contoh pada onta yang punya kantung
air di punuknya untuk menyimpan air agar tahan tidak minum di padang pasir
dalam jangka waktu yang lama serta pada anjing laut yang memiliki lapisan lemak
yang tebal untuk bertahan di daerah dingin.
c.
Adaptasi Tingkah Laku
Adalah
penyesuaian mahkluk hidup pada tingkah laku / perilaku terhadap lingkungannya
berupa kemampuan hewan untuk merubah warna kulit tubuhnya sesuai dengan
lingkungan sekitarnya sehingga kurang dapat terlihat. Kemampuan hanya bisa
dilakukan oleh beberapa hewan, seperti cumi-cumi, sotong dan bunglon. Sebagai contoh pada bunglon yang dapat
berubah warna kulit sesuai dengan warna yang ada di lingkungan sekitarnya
dengan tujuan untuk menyembunyikan diri sehingga tidak terlihat oleh dari para
pemangsa
Adaptasi
Tumbuhan: penyesuaian diri yang dilakukan oleh tumbuhan terhadap lingkungan
yang baru, baik perubahan fisiologis maupun morfologis dan proses penyesuaian
ini berjalan lambat dan sangat tergantung kepada kondisi lingkungan barunya,
apakah sesuai dengan sangat hidup tumbuhan tersebut dan kandungan unsur hara
yang terdapat di lingkungan tersebut.
Seleksi alam
seleksi
alam adalah proses pemilihan atau penyeleksian yang dilakukan oleh alam
terhadap makhluk hidup yang dapat beradaptasi karena adanya perubahan-perubahan
alam. Seleksi alam juga terjadi pada setiap tahap kehidupan makhluk hidup,
yaitu pada saat makhluk hidup belum mencapai masa reproduksi (masih muda), pada
saat masa reproduksi (dalam mencari pasangan), atau pada masa pembuahan dan
masa embrio. Dari berbagai kemungkinan tersebut, seleksi yang berlangsung
sebelum reproduksi tampaknya yang paling mudah terjadi. Hal itu disebabkan
karena dengan ketidakmampuan makhluk hidup melakukan reproduksi berarti tidak
dapat mewariskan gen kepada keturunannya.
Contoh: makhluk hidup yang telah punah
karena seleksi alam adalah dinosaurus. Hewan tersebut telah punah sekitar 65
juta tahun yang lalu. Perubahan alam yang terjadi secara terus-menerus dalam
jangka waktu yang lama menyebabkan makhluk tersebut tidak mampu menyesuaikan
diri dan akhirnya punah.
Sekitar
100 juta tahun yang lalu, konon pernah terjadi hujan meteor yang mematikan
tumbuhan. Akibatnya semua hewan pemakan tumbuhan (herbivora) musnah dan yang
bertahan hidup tinggallah hewan pemakan daging (karnivora) dan hewan pemakan
segala (omnivora). Hewan-hewan yang masih hidup tersebut akhirnya secara
terus-menerus melakukan persaingan, dan dinosaurus yang menang adalah kelompok
pemakan daging. Namun pada akhirnya semua dinosaurus tersebut musnah dan dewasa
ini kita hanya dapat mengamati fosilnya.
Punahnya
beberapa jenis makhluk hidup juga terjadi di Indonesia, misalnya badak Jawa dan
badak Sumatra. Punahnya kedua jenis badak itu sebagian besar dikarenakan
hilangnya hutan dataran rendah dan perburuan. Pengobatan tradisional di Timur
Jauh (daratan Cina) masih banyak yang menggunakan bahan dasar cula badak, juga
berperan terhadap kepunahan badak.
Contoh lain peristiwa seleksi alam adalah
keadaan populasi kupu-kupu Biston betularia di Inggris sebelum revolusi
industry dan setelah revolusi industri. Di Inggris ada dua macam Biston
betularia, yaitu kupu-kupu bersayap cerah dan bersayap gelap. Sebelum terjadi
revolusi industri, populasi kupu-kupu bersayap cerah lebih besar daripada
kupu-kupu yang bersayap gelap. Adapun setelah terjadi revolusi industri,
populasi kupu-kupu bersayap cerah lebih kecil daripada kupu-kupu yang bersayap
gelap. Menurut dugaan, hal itu dapat terjadi karena sebelum revolusi industri
lingkungan masih cerah, sehingga kupukupu bersayap cerah lebih adaptif dari
pada kupu-kupu bersayap gelap. Sebaliknya, setelah revolusi industri keadaan
lingkungan lebih gelap oleh jelaga. Akibatnya kupu-kupu bersayap gelap lebih
adaptif terhadap lingkungannya sedangkan kupu-kupu bersayap cerah tidak adaptif
sehingga lebih mudah ditangkap oleh predator.
Reproduksi
Organisme
yang mempunyai tingkat reproduksi tinggi memiliki kemungkinan yang lebih besar
untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya apabila dibandingkan dengan
organisme yang mempunyai tingkat reproduksi rendah. Reproduksi merupakan ciri
makhluk hidup yang penting karena bertujuan melestarikan jenisnya agar tidak
punah. Terdapat dua macam reproduksi, yaitu reproduksi vegetatif
(aseksual/tidak kawin) dan reproduksi generatif ( seksual/kawin ).
Sourche:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar