Rabu, 19 November 2014

PSIKOLOGI DAN INTERNET DALAM RUANG LINGKUP INTRAPERSONAL 5

Internet Addiction (Kecanduan Internet)
1.      Pengertian
Seperti halnya adiksi terhadap zat, adiksi internet dapat diartikan sebagai pemakaian internet secara terus-menerus hingga dapat mengganggu kehidupan sehari-hari penderitanya.
2.       Jenis-Jenis Internet addiction
Berikut ini adalah sub-sub tipe dari internet addiction menurut Kimberly S. Young, et. al. (2006):
a. Cybersexual Addiction,
Termasuk ke dalam cybersexual addiction antara lain adalah individu yang secara kompulsif mengunjungi website-website khusus orang dewasa, melihat hal-hal yang berkaitan dengan seksualitas yang tersaji secara eksplisit, dan terlibat dalam pengunduhan dan distribusi gambar-gambar dan file-file khusus orang dewasa.
b. Cyber-Relationship Addiction
Cyber-relationship addiction mengacu pada individu yang senang mencari teman atau relasi secara online. Individu tersebut menjadi kecanduan untuk ikut dalam layanan chat room dan seringkali menjadi terlalu-terlibat dalam hubungan pertemanan online atau terikat dalam perselingkuhan virtual.
c. Net compulsions
Yang termasuk dalam sub tipe net compulsions misalnya perjudian online, belanja online, dan perdagangan online.
d. Information Overload
Information overload mengacu pada web surfing yang bersifat kompulsif.
e. Computer Addiction
Salah satu bentuk dari computer addiction adalah bermain game komputer yang bersifat obsesif.
3.      Contoh Kasus
Menurut Thombs (2006), adiksi dapat dilihat dari berbagai perspektif, diantaranya seperti perilaku tidak bermoral, penyakit dan perilaku maladaptif. Dimana peneliti ini lebih cenderung condong pada perilaku maladaptif dalam memandang fenomena adiksi, yang menjelaskan bahwa sebenarnya adisi berada di bawah pengaruh lingkungan, keluarga dan sosial. Perilaku ini sendiri berakibat merusak baik bagi pecandu, keluarga, maupun masyarakat.

indowebsia.com -- Kecanduan atau adiksi terhadap internet terlihat dari intensi waktu yang digunakan seseorang untuk terpaku berjam-jam bahkan ada yang sampai berhari-hari di depan komputer atau segala macam alat elektronik yang memiliki koneksi internet, banyaknya waktu yang mereka gunakan untuk online membuat mereka tidak peduli dan lupa dengan aktivitas lainnya dan kehidupan sekitar mereka. Internet Addiction Disorder (IAD) atau gangguan kecanduan internet meliputi segala macam hal yang berhubungan dengan internet seperti jejaring sosial, email, pornografi, judi online, game online, chatting dan lain-lain. Jenis gangguan ini memang tidak tercantum pada manual diagnostik dan statistik gangguan mental, atau yang biasa disebut dengan DSM, namun secara bentuk dikatakan dekat dengan bentuk kecanduan akibat judi, selain itu badan himpunan psikolog di Amerika Serikat secara formal menyebutkan bahwa kecanduan ini termasuk dalam salah satu bentuk gangguan.

Pernah terjadi kasus di Amerika dimana seseorang harus tidak lulus karena tidak pernah menghadiri kelas karena sibuk berinternet. dan kasus didalam negeri sendiri adalah seorang gadis usia 12 tahun kabur dari rumahnya selama dua minggu, gadis tersebut mengaku tinggal disebuah warnet untuk memainkan game online.. Internet dan komputer bisa memberikan dampak negatif pada perilaku, baik secara langsung ataupun secara perlahan di kemudian hari. Laporan dari Leonard Holmes. PhD, dalam tahun yang sama menyebutkan rata-rata pengguna internet menghabiskan waktunya 19 jam perminggunya. Banyak penelitian lain juga menyebutkan bahwa mahasiswa menghabiskan waktunya 11 jam setiap minggunya untuk ber-online (Scherer, 1997).
4.      Faktor etiologi atau penyebab terjadinya Addiction
     a. Cognitive-behavioral Model
Cognitive-behavioral Model adalah emosional, fisiologis, dan perilaku respon individu sebagai dimensi oleh persepsi dari individu tersebut tentang pengalaman. Pengalaman tersebut adalah pengalaman yang dipengaruhi oleh suatu keyakinan dari individu dengan cara karakteristik mereka berinteraksi dengan dunia dan pengalaman dari individu itu sendiri.
     b. Neuropsychological Model
Neuropsychological Model adalah salah satu cabang dari psikologi terutama psikologi klinis yang mempelajari tentang struktur dan fungsi otak karena mereka terkait secara spesifik dengan psikologis dan tingkah laku manusia. Neuropsychology adalah ilmu yang mempelajari pengaruh kerusakan otak pada pasien manusia. 
   c. Compensation Theory 
Compensation atau kompensasi adalah strategi dimana satu menutup, sadar atau tidak sadar, kelemaan, frustasi, keinginan, atau perasan tidak mampu atau ketidakmampuan dalam satubidang kehidupan melalui grafikasi.Kompensasti terdapat dua jenis, yaitu kompensasi positif dan kompensasi negatif. Kompensasi positif adalah kompensasi yang dapat membantu seseorang untuk megatai kesuliatan seseorang, sedangkan kompensasi negatif dapat dibagi lagi menjadi dua jenis, antara lain:
    1. Overcompensation, ditandai dengan gol keunggulan, menyebabkan berjuang untuk
             keuasaan, dominasi, harga diri, dan self-devaluasi.
    2. Undercompensation, mencakup permintaan untuk bantuan, sehingga menyebabkan
           kurang keberanian dan wasa takut untuk hidup.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar