Pengertian Internet
Internet bisa di artikan sebagai jaringan komputer luas yang
melibatkan seluruh jaringan di bumi ini dan menghubungkan pemakai komputer dari
suatu negara ke negara lain di seluruh dunia, dimana di dalamnya terdapat
berbagai sumber daya informasi dari mulai yang statis hingga yang dinamis dan
interaktif.
Sejarah Internet
Sebuah rekaman tulisan yang menerangkan bahwa interaksi sosial
dapat dilakukan juga melalui sebuah jaringan komputer terdapat pada memo yang
ditulis oleh J.C.R. Licklider dari MIT (Massachuset Institut of
Technology) pada bulan Agustus tahun 1962. Dalam memo tersebut diuraikan konsep
"Galactic Network"nya. Dia memiliki visi sebuah jaringan komputer
global yang saling berhubungan dimana setiap orang dapat akses data dan program
secara cepat dari tempat manapun. Semangat konsep tersebut sangat sesuai
seperti internet yang ada sekarang. Licklider adalah pimpinan pertama
riset program komputer dari projek DARPA, 4 yang dimulai bulan Oktober
1962.
Selama di DARPA dia bekerjasama dengan Ivan Sutherland,
Bob Taylor, dan seorang peneliti MIT, Lawrence G. Robert. Leonard
Kleinrock di MIT mempublikasikan tulisannya berjudul " The first paper on
packet switching theory" dalam bulan July 1961 dan "The
first book on the subject" di tahun 1964. Kleinrock sepaham dengan Robert
dalam teori kelayakan komunikasi menggunakan sistem paket data dari pada
hanya mempergunakan sebuah rangkaian elektronik. Teori ini merupakan cikal
bakal adanya jaringan komputer. Langkah penting lain nya adalah membuat
komputer dapat berkomunikasi secara bersama-sama. Untuk membuktikan hal ini,
pada tahun 1965, Robert bekerjasama dengan Thomas Merril, menghubungkan
komputer TX-2 yang ada di Mass dengan komputer Q-32 yang ada di
California dengan mempergunakan sebuah saluran dial-up berkecepatan
rendah. Ini merupakan sebuah jaringan komputer pertama yang luas yang
pernah dibuat untuk pertama kalinya meski dalam skala kecil. Hasil dari
percobaan ini adalah bukti bahwa penggunaan waktu dalam
komputer-komputer tersebut dapat bekerja dengan baik, menjalankan program
dan mengambil atau mengedit data seperti yang biasa dilakukan pada
sebuah mesin dengan remote control, namun rangkaian saklar system telepon
kurang mendukung percobaan ini. Hipotesis Kleinrock tentang diperlukannya
sebuah program paket pen-saklaran terbukti.
Dalam bulan Agustus tahun 1968, setelah Roberts dan penyandang
dana proyek DARPA merevisi semua struktur dan spesifikasi ARPANET, sebuah
RFQ dirilis DARPA untuk pengembangan salah satu komponen kunci, paket
pen-saklaran yang disebut Interface Message Processors (IMP's).
RFQ telah dimenangkan dalam bulan Desember 1968 oleh sebuah grup
yang dipimpin oleh Frank Heart dari Bolt Beranek and Newman (BBN). Sebagai tim
dari BBN yang mengerjakan IMP's, Bob Kahn memerankan peran utama dalam
desain arsitektur ARPANET. Topologi dan ekonomi jaringan didesain dan
dioptimasi oleh Robert bersama Howard Frank dan timnya dari Network
Analysis Corporation. Pengukuran sistem jaringan dilakukan oleh tim
pimpinan Kleinrock di UCLA. 6 Karena awal dilakukannya pengembangan teori
paket pen-saklaran oleh Kleinrock, dan juga adanya perhatiannya yang
serius pada analysis, desain dan pengukuran, maka Network Measurement Center
yang dibangun Kleinrock di UCLA telah terpilih sebagai node pertama proyek
ARPANET. Ini terjadi dalam bulan September tahun 1969 ketika BBN memasang
IMP pertama di UCLA dan host komputer pertama telah tersambung. Projek Doug Engelbart
yang menggarap "Augmentation of Human Intellect" (didalamnya
terdapat NLS, sebuah system hypertext pertama) di Stanford Research Institute
(SRI) kemudian dikembangkan menjadi node kedua. SRI mendukung Network
Information Center, dipimpin oleh Elizabeth (Jake) Feinler dan berperan
sebagai pemelihara table nama host ke address mapping sesuai dengan direktori
RFC's. Sebulan kemudian, pada saat SRI telah tersambung ke ARPANET, pesan
pertama dari host ke host telah dikirimkan dari laboratorium Kleinrock ke SRI.
Dua node lainnya segera dibangun di UC Santa Barbara dan University of
Utah. Dua node terakhir ini membuat proyek aplikasi visual, dengan Glen Culler
dan Burton Fried di UCSB bertugas mencari metoda-metoda untuk menampilkan
fungsi-fungsi matematika mempergunakan "storage displays" agar dapat
menjawab "problem of refresh" yang terjadi dalam jaringan. Robert
Taylor dan Ivan Sutherland di Utah bertugas mencari metoda-metoda
penampilan 3-D dalam jaringan. Sehingga pada akhir tahun 1969, empat komputer
host telah tergabung bersama dalam inisial ARPANET, maka cikal bakal Internet
telah lahir.
Komputer banyak yang disambungkan ke ARPANET pada tahun-tahun
berikutnya dan tim bekerja melengkapi fungsi Host-to-Host protocol dan
software jaringan komputer lainnya. Di bulan Desember tahun 1970, the Network
Working Group (NWG) bekerja dibawah pimpinan S. Crocker menyelesaikan inisial
ARPANET Host-to-Host protocol, dan disebut Network Control Protocol
(NCP). ARPANET secara lengkap mempergunakan NCP.
Tahun 1971, Ray Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail
yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu
mudah sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama, ikon
"@" juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukkan “at”
atau “pada”. Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan ke luar
Amerika Serikat.
Komputer University College di London merupakan komputer pertama
yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang
sama, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan
sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran internet.
Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex.
Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika
Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar
Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang
bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network. Pada 1979, Tom
Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang
diberi nama USENET. Tahun 1981 France Telecom menciptakan gebrakan dengan
meluncurkan telpon televisi pertama, dimana orang bisa saling menelpon sambil
berhubungan dengan video link.
Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari semakin
banyak, maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan.
Pada tahun 1982 dibentuk Transmission Control Protocol atau TCP dan Internet
Protokol atau IP yang kita kenal semua. Sementara itu di Eropa muncul jaringan
komputer tandingan yang dikenal dengan Eunet, yang menyediakan jasa jaringan
komputer di negara-negara Belanda, Inggris, Denmark dan Swedia. Jaringan Eunet
menyediakan jasa e-mail dan newsgroup USENET.
Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka
pada tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita kenal dengan
DNS atau Domain Name System. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada
sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah komputer yang tersambung
ke jaringan melonjak 10 kali lipat manjadi 10.000 lebih.
Tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat. Setahun kemudian, jumlah komputer yang saling berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam setahun. Tak kurang dari 100.000 komputer kini membentuk sebuah jaringan. Tahun 1990 adalah tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut www, atau World Wide Web.
Tahun 1992, komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer, dan pada tahun yang sama muncul istilah surfing the internet. Tahun 1994, situs internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya virtual-shopping atau e-retail muncul di internet.
Macam-Macam
Tipe Koneksi Ke Internet
Ada
berbagaimana macam tipe koneksi ke internet, baik yang mengunakan kabel (wire) maupun yang tanpa kabel (wireless). Hal itu didukung dengan
perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini memungkinkan kita
dapat menghubungkan komputer kita dengan internet melalui berbagai cara, adapun
tipe-tipe koneksi sebagai berikut:
Tipe
koneksi ke internet dengan kabel
1.Dial-Up
(Kecepatan Akses Internet-Dial Up melalui Jalur PSTN)
Apakah
di rumahmu sudah terpasang saluran telepon? Jaringan telepon yang sudah
merambah dengan luas. Jika sudah dan kita memiliki komputer maka kita dapat
terkoneksi dengan internet. Cara menghubungkan komputer kita ke internet
menggunakan kabel telepon biasa atau lebih sering disebut dengan dial up.
Dial-up melalui jalur PSTN (Public Switched Telephone Network) yaitu cara kita.
terhubung ke ISP (Internet Service Provider) melalui jaringan telephone reguler
(PSTN) contohnya adalah “Telkomnet Instan” dari ISP Telkom.
Dial-up
Connection ini pada umumnya digunakan oleh pribadi-pribadi yang menginginkan
untuk mengakses Internet dari rumah. Komputer yang digunakan untuk dial-up pada
umunya adalah sebuah komputer tunggal (bukan jaringan komputer). Kecepatan
akses internet menggunakan dial up dapat mencapai maksimal dengan kecepatan 56
kilo byte persecond (kbps).
2.ADSL
(Kecepatan Akses Internet-ADSL)
ADSL (Asymetric Digital
Subscriber Line) adalah suatu teknologi modem yang bekerja pada
frekuensi antara 34 kHz sampai 1104 kHz. Inilah penyebab utama perbedaan
kecepatan transfer data antara modem ADSL dengan modem konvensional (yang
bekerja pada frekuensi di bawah 4 kHz). Keuntungan ADSL adalah memberikan
kemampuan akses internet berkecepatan tinggi dan suara/fax secara simultan (di
sisi pelanggan dengan menggunakan splitter untuk memisahkan saluran telepon dan
saluran modem).
Berapakah
Bandwith maksimum yang didapat apabila kita menggunakan akses internet
menggunakan ADSL: Untuk line rate 384 kbps, bandwidth maksimum yang didapatkan
mendekati 337 kbps, Untuk line rate 384 kbps, throughput rata-rata (kecepatan
download) yang bisa didapatkan sekitar 40 Kb/s, Untuk line rate 512 kbps,
bandwidth maksimum yang didapatkan mendekati 450 kbps. Untuk line rate 512
kbps, throughput rata-rata (kecepatan download) yang bisa didapatkan sekitar 52
Kb/s.×Ads
by CinPlus-2.4cV27.10
3.LAN
(Kecepatan Akses Internet-LAN)
Salah
satu cara untuk terhubung ke internet adalah dengan menghubungkan komputer Anda
ke jaringan komputer yang terhubung ke internet. Cara ini banyak digunakan di
perusahan, kampus-kampus, dan warnet-warnet. Sebuah komputer yang dijadikan
server (komputer layanan) di hubungkan ke internet. Komputer lain di jaringan
tersebut kemudian dihubungkan ke server tersebut. Biasanya komputer yang
berfungsi sebagai server dihubungkan dengan sebuah Internet Service Provider
(ISP) melalui kabel telepon atau melalui antena. Sedangkan untuk menghubungkan
komputer ke komputer server dilakukan dengan menggunakan kartu LAN (LAN Card)
dan kabel koaksial (UTP).
Local
Area Network biasa disingkat LAN adalah jaringan komputer yang jaringannya
hanya mencakup wilayah kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi
IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan
transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini
teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk
membentuk LAN.
4.
TV Kabel (Kecepatan Akses Internet)
Pernahkan
Anda mendengar Televisi/TV kabel? Siaran TV sering menwarkan perangkat TV
kabel. Jaringan TV kabel untuk menghubungkan komputer ke internet telah banyak
digunakan. Televisi kabel dinilai cocok terutama untuk pengguna internet dari
kalangan keluarga (rumah tangga). Kelebihan mengakses internet dengan
menggunakan jaringan TV kabel dapat mengakses internet setiap saat dan bebas
dari gangguan telepon sibuk.
Jaringan
TV kabel ini dapat dipakai untuk koneksi ke internet dengan kecepatan maksimum
27Mbps downstream (kecepatan download ke pengguna) dan 2,5Mbps upstream
(kecepatan upload dari pengguna). Agar dapat menggunakan modem kabel, komputer
harus dilengkapi dengan kartu ethernet (ethernet card).
Di dalam
jaringan rumah, kabel dari “TV kabel” menggunakan kabel koaksial dan dipasang
sebuah “pemisah saluran” (splitter) kabel. Setelah kabel dari jaringan (cable
network) melewati splitter, kabel tersalur dalam dua saluran, satu ke TV dan
satu lagi ke modem kabel. Dari modem kabel baru menuju kartu ethernet dan
kemudian ke computer.
Tipe
koneks ke internet dengan Tanpa kabel (wireless)
1.GPRS
(Kecepatan Akses Internet-GPRS)
Tentu
Anda mengenal handphone (HP) bukan? Kebutuhan industri akan komunikasi bergerak
menyebabkan GPRS menjadi salah satu teknologi komunikasi data yang banyak
digunakan saat ini. GPRS adalah kepanjangan dari General Packet Radio Service
yaitu komunikasi data dan suara yang dilakukan dengan menggunakan gelombang
radio. GPRS memiliki kemampuan untuk mengkomunikasikan data dan suara pada saat
alat komunikasi bergerak (mobile).
Sistem
GPRS dapat digunakan untuk transfer data (dalam bentuk paket data) yang
berkaitan dengan e-mail, data gambar (MMS), dan penelusuran (browsing)
Internet. Layanan GPRS dipasang pada jenis ponsel tipe GSM dan IS-136, walaupun
jaringaan GPRS saat ini terpisah dari GSM.
Dalam
teorinya GPRS menjanjikan kecepatan mulai dari 56 kbps sampai 115 kbps, sehingga
memungkinkan akses internet, pengiriman data multimedia ke komputer, notebook
dan handheld computer. Namun, dalam implementasinya, hal tersebut sangat
tergantung faktor-faktor sebagai berikut:
Konfigurasi
dan alokasi time slot pada level BTS
Software
yang dipergunakan
Dukungan
fitur dan aplikasi ponsel yang digunakan
Ini
menjelaskan mengapa pada saat-saat tertentu dan di lokasi tertentu akses GPRS
terasa lambat, bahkan lebih lambat dari akses CSD yang memiliki kecepatan 9,6
kbps.
2.
3G (Kecepatan Akses Internet-3G)
3G
(dibaca: triji) adalah singkatan dari istilah dalam bahasa Inggris:
third-generation technology. Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada
perkembangan teknologi telepon nirkabel (wireless).
3G
sebagai sebuah solusi nirkabel yang bisa memberikan kecepatan akses:
Sebesar
144 Kbps untuk kondisi bergerak cepat (mobile).
Sebesar
384 Kbps untuk kondisi berjalan (pedestrian).
Sebesar
2 Mbps untuk kondisi statik di suatu tempat.
Jaringan
3G tidak merupakan upgrade dari 2G; operator 2G yang berafiliasi dengan 3GPP
perlu untuk mengganti banyak komponen untuk bisa memberikan layanan 3G.
Sedangkan operator 2G yang berafiliasi dengan teknologi 3GPP2 lebih mudah dalam
upgrade ke 3G karena berbagai network element nya sudah didesain untuk ke arah
layanan nirkabel pita lebar (broadband wireless). Jaringan Telepon
Telekomunikasi selular telah meningkat menuju penggunaan layanan 3G dari 1999
hingga 2010. Jepang adalah negara pertama yang memperkenalkan 3G secara
nasional dan transisi menuju 3G di Jepang sudah dicapai pada tahun 2006.
Setelah itu Korea menjadi pengadopsi jaringan 3G pertama dan transisi telah
dicapai pada awal tahun 2004, memimpin dunia dalam bidang telekomunikasi.
3.Wifi
(Kecepatan Akses Internet-WiFi)
Pernahkan
kalian melihat sambungan komunikasi tanpa kabel? Teknologi itu dikenal dengan
Wirelless Fidelity (WiFi). Teknologi jaringan tanpa kabel menggunakan frekuensi
tinggi berada pada spektrum 2,4 GHz. Wi-Fi memiliki pengertian yaitu sekumpulan
standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area
Networks – WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Standar terbaru
dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.16 g, saat ini sedang dalam
penyusunan, spesifikasi terbaru tersebut menawarkan banyak peningkatan mulai
dari luas cakupan yang lebih jauh hingga kecepatan transfernya.
Wi-Fi
(Wireless Fidelity) adalah koneksi tanpa kabel seperti handphone dengan
mempergunakan teknologi radio sehingga pemakainya dapat mentransfer data dengan
cepat dan aman. Wi-Fi tidak hanya dapat digunakan untuk mengakses internet,
Wi-Fi juga dapat digunakan untuk membuat jaringan tanpa kabel di perusahaan.
Karena itu banyak orang mengasosiasikan Wi-Fi dengan “Kebebasan” karena
teknologi Wi-Fi memberikan kebebasan kepada pemakainya untuk mengakses internet
atau mentransfer data dari ruang meeting, kamar HOTEL
,
kampus, dan café-café yang bertanda “Wi-Fi Hot Spot”. Juga salah satu kelebihan
dari Wi-Fi adalah kepraktisan,tidak perlu repot memasang kabel network. Untuk
masalah kecepatan tergantung sinyal yang diperoleh.
Wireless
Broadband (Kecepatan Akses Internet-Wireless Broadband)
Wireless
Broadband memungkinkan akses internet broadband ke berbagai perangkat. Termasuk
ponsel, komputer notebook, dan PDA. Dari segi mobilitas, Wireless Broadband
juga dinilai lebih efisien ketimbang WiFi yang sekarang menjadi standar
internet nirkabel. Jangkauan WiFi masih terbatas kira-kira sampai 100 meter,
sementara Wibro diklaim dapat diakses sampai jarak 1 kilometer dari stasiun
pemancarnya.
Akses
Wireless Broadband juga disebut masih bisa diterima di dalam kendaraan
berkecepatan 60 kilometer per jam. WiBro dikembangkan Samsung bersama dengan
Electronics and Technology Research Institute (ETRI) dan telah mendapat
sertifikat dari Wimax Forum. Teknologi ini mampu mengirim data dengan kecepatan
hingga 50 Mbps. Kecepatan transfer data mampu mengungguli kecepatan transfer
data berplatform HSDPA yang memiliki kemampuan mengirim data hingga 14 Mbps.
Berbagai
tipe tersebut hanyalah beberapa contoh saja, masih ada tipe-tipe koneksi yang
lain, dan semakin majunya perkembangan teknologi tentunya akan semakin
berkembangn juga teknologi akses intetnet dalam segi kecepatan akses dll.
Jenis
Hubungan Koneksi Internet : Leased Line
Untuk bisa terhubung dengan internet, saat
ini sudah terdapat berbagai jenis dan macam untuk berhubungan dengan koneksi
internet. Diantaranya adalah melalui dial up, leased line, wireless, telepon
genggam, maupun LAN (Local Area Network). Kesemua jenis tersebut tentunya
mempunyai spesifikasi tersendiri, berikut dengan kelebihan maupun kekuranganya.
Kali ini akan dibahas jenis hubungan koneksi internet melalui leased line. Apa
itu leased line?
Leased
line adalah salah satu jenis hubungan koneksi internet. Pada leased line,
provider akan menyediakan layanan jaringan telekomunikasi simetrik, dimana bisa
terhubung dengan lebih dari dua lokasi yang akan dibayar per bulan. Leased line
ini biasanya dipasang untuk bisa terhubung secara terus-menerus selama 24 jam penuh
tanpa henti dengan beberapa lokasi tersebut. Contohnya suatu perusahaan pusat
yang ingin terus terhubung dengan beberapa perusahaan cabangnya.
Leased
line ini tidak menggunakan nomor telepon. Hanya saja penggunaannya bisa untuk
layanan telepon, data dan internet. Pembayaran leased line per-bulan, biayanya
tergantung pada jarak antar koneksi dan kecepatannya. Kecepatan leased line
tergantung pada bandwith-nya. Karena leased line ini hanya menghubungkan
beberapa jaringan yang diinginkan, maka leased line ini sangat menjaga privasi.
Sehingga orang lain yang ttidak terhubung dengan suatu jaringan leased line
tidak akan mengetahui informasi atau data yang diakses. Oleh karena itu, leased
line disebut juga dengan ethernet leased line, DIA line, data circuit atau
private circuit.
Ada
beberapa aplikasi design jaringan leased line:
Site to site data connectivity
Jaringan
leased line dengan 2 router dapat memperpanjang kapabilitas jaringan antar
situs.
2.
Site to site PBX connectivity
Jaringan
leased line dengan 2 PBX, memungkinkan penggunanya untuk melakukan by-pass PTSN kepada antar situs telepon.
Design ini memungkin pengguna untuk bisa mengatur dial plan mereka .
3.
Site to network connectivity
Dibangun
dengan jaringan yang lebih maju dan baik meggunakan packet switching pada atap infrastrukturnya.
4.
International private leased circuit
Fungsinya
adalah sebagai jaringan privasi poin ke poin atau point-to-point private line.
Leased
line juga mempunyai kekurangan dan kelebihan. Kelebihan leased line diantara
adalah merupakan jaringan yang privasinya tinggi, sehingga data-data pribadi
sangat aman terjaga. Selain itu, koneksinya tidak terbatas, kapanpun bisa
terhubung dan bisa langsung dipakai ketika dibutuhkan. Tidak seperti dial up
yang putus sambung koneksinya. Sedangkan kekurangannya adalah biaya yang
diperlukan tidak sedikit. Semakin jauh jaraknya maka semakin mahal harganya,
semakin lebar bandwith-nya maka akan semakin mahal pula biayanya. Oleh karena
itu, leased line pada umumnya hanya digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar.
klik
link dibawah ini untuk mendapatkan berbagai jenis hubungan koneksi internet:
1. LAN
2. Jaringan
3. Dial-up
4. wi-fi
Hal
yg dibutuhkan mengakses internet: ISP
Pengertian
ISP (Internet Service Provider) adalah perusahaan atau badan usaha yang menjual koneksi internet atau sejenisnya kepada pelanggan. ISP awalnya sangat identik dengan jaringan telepon, karena dulu ISP menjual koneksi atau access internet melalui jaringan telepon. Seperti salah satunya adalah telkomnet instant dari Telkom.
Sekarang, dengan perkembangan teknologi ISP itu berkembang tidak hanya dengan menggunakan jaringan telepon tapi juga menggunakan teknologi seperti fiber optic dan wireless. Di Bali, denpasar pada khususnya ISP dengan teknologi wireless paling banyak tumbuh.
1. Perangkat Keras (Hardware)
Pengertian
ISP (Internet Service Provider) adalah perusahaan atau badan usaha yang menjual koneksi internet atau sejenisnya kepada pelanggan. ISP awalnya sangat identik dengan jaringan telepon, karena dulu ISP menjual koneksi atau access internet melalui jaringan telepon. Seperti salah satunya adalah telkomnet instant dari Telkom.
Sekarang, dengan perkembangan teknologi ISP itu berkembang tidak hanya dengan menggunakan jaringan telepon tapi juga menggunakan teknologi seperti fiber optic dan wireless. Di Bali, denpasar pada khususnya ISP dengan teknologi wireless paling banyak tumbuh.
1. Perangkat Keras (Hardware)
Untuk Menghubungkan Komputer dengan jaringan internet kita dapat
memanfaatkan jalur telepon. Selain itu,Masih diperlukan beberapa alat agar
Internet bisa tersambung. Berikut alat-alatnya:
Modem
(Modulator Demolulator)
Modem,
Adalah perangkat keras yang digunakan sebagai penghubung antara hardware
komputer dengan jaringan telepon. Fungsi modem adalah mengubah informasi dalam
bentuk sinyal digital menjadi sinyal analog. Sebaliknya,pada saat data
atau informasi diterima dari internet, modem berfungsi memisahkan data dari
sinyal analog menjadi sinyal digital.
Untuk kepentingan komunikasi data atau akses jaringan, antarmuka (Interface) yang digunakan dapat berupa NIC (Network Interface Card) atau modem. Ada dua macam Macam modem yaitu modem internal dan modem eksternal.
Untuk kepentingan komunikasi data atau akses jaringan, antarmuka (Interface) yang digunakan dapat berupa NIC (Network Interface Card) atau modem. Ada dua macam Macam modem yaitu modem internal dan modem eksternal.
Beberapa
tipe modem (Eksternal):
Modem
Dial-Up
Adalah jenis modem yg mengakses jaringan komputer melalui Jalur Telepon
Ada 2 jenis modem ini
a. Modem GSM
Merupakan Kesamaan dari modem CDMA,dengan sistem komunikasi internet melalui jalur GSM (Global System For Mobile).
b. Modem CDMA
Merupakan modem dengan sistem komunikasi internet melalui jalur CDMA (Code Division Multiplty Access).
Adalah jenis modem yg mengakses jaringan komputer melalui Jalur Telepon
Ada 2 jenis modem ini
a. Modem GSM
Merupakan Kesamaan dari modem CDMA,dengan sistem komunikasi internet melalui jalur GSM (Global System For Mobile).
b. Modem CDMA
Merupakan modem dengan sistem komunikasi internet melalui jalur CDMA (Code Division Multiplty Access).
- Modem ADSL/DSLAdalah perangkat yang digunakan untuk menghubungkan komputer atau Router ke saluran Telepon,Untuk menggunakan layanan ADSL
- Modem Kabel
- Modem ini menggunakan jaringan TV kabel untuk dapat terhubung ke internet.
- Modem CDMA (Smart Support EV-DO)
- Modem GSM Telkomsel Flash Huawei (3G/HSDPA)
- Router Speedy/DSL
Sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar